My First Poetic Lyric for A

Aku adalah lonceng kaca
Memegang bandul gema suara
Diam disisi bisingku
Terpejam tanyakan arahku

Disini bermimpi
Disatu diriku mencari
Menyemangati sisi lelahku
Jalan menjemputmu

Sadari tempatku
Tergantung tinggi ku terpaku
Memikirkan logika, kerumitan
Mengurai waktu dan harga masa depan

Sabarmu tak kan terbuang
Biarkan lelah menghilang
Bantu aku tuk menuju
Jalan menjemputmu

Temanni aku dengan doa mu,
Dengan tawamu
Ocehan mu yang menasehatiku,
Dengan tawaku

*the lyric is inspired Peterpan’s song, Masa Lalu Tertinggal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s