Jejeran Ruko – 1

Handphone bergetar

Pesan masuk, “Udah dekat, macet di pasar”

Balas, “Coba di gosok-gosok ke kaca biar nggak macet”

Senyum

Masih di depan deretan ruko-ruko semi bagus

Rasanya kalau di cat ulang bakal drastis jadi bagus

Mulai dari tempat les bahasa Inggris

Pengajar lagi ngobrol-ngobrol sambil periksa kertas ujian

Satu murid, yang selalu keluar lebih cepat ketika ujian

Walaupun nggak semua soal terjawab

Ketika ditanya, “Kalau nggak ada yang mau diisi lagi, ngapain lama-lama di dalam”

“Lagian, sekalian menjatuhkan mental yang masih ujian”

“Hahaha…” tertawa licik, canda

Anak tukang martabak manis juga lagi ujian SMP

Malas belajar anaknya

Kata gurunya “Kita akan menghadapi ujian”

Si anak “Nggak usah dijawab soal ujiannya, dihadapi aja”

Kata gurunya “Kita akan mengikuti ujian”

Si anak “Ya, diikuti saja soalnya”

Yang jual bensin eceran lagi bingung

Anaknya nggak boleh ujian sebelum bayar uang bangku

Padahal dulu kakak si anak juga sekolah disitu

Dulu juga bayar uang bangku

Bangku yang dulu apa nggak bisa diwariskan ke adiknya aja

Di satu ruko bagi dua, masalahnya mengkhawatirkan

Anak si penjahit dan anak tukang pangkas mau ujian sejarah

Perang Diponegoro dimulai tahun 1825 sampai..

“Selesai” Tukang jahit yang jawab

Perang Diponegoro terjadi di..

“Medan perang” Tukang pangkas yang jawab

“Ponorogo” Tukang jahit menimpali

Perang Diponegoro dipimpin oleh..

“Pangeran DIponegoro” Gampang, senyum tukang jahit

Perang Imam Bonjol dipimpin oleh..

“Tuanku Imam Bonjol” Ringan, jawaban tukang pangkas

Perang Salib dipimpin oleh..

“Komandan perang” Serentak, keduanya

Pegawai warung kebutuhan dapur, belum punya anak

Jadi hawa-hawa mengkhawatirkan anak untuk ujian belum ada

Tapi dia udah siap-siap dengan strategi jawaban temuannya

Menyelesaikan soal objectif dengan penyelesaian terbalik

Jawaban itu sendiri yang akan mencocokan dengan soal

Tukang rangkai bunga lagi repot urus permak baju muslim

Ketika dibeli, tanggannya kepanjangan

Ketika dipotong, jadinya kependekan

Satu jam mau ujian, tidak sempat permak lagi

Akhirnya pake manset

Pegawai part time di kedai roti juga lagi ujian

Dibelakang etalase, sibuk membahas soal

Soal agama

Bumi berputar menurut..

Kehendak yang maha kuasa

Kedai masakan India malah ada nonton bola bareng tadi malam

Yang nonton pelajar yang besok akan ujian

Nonton bola sambil menghapal

Tabel unsur kimia, disingkat jadi nama pemain bola

Kasir toko tujuh sebelas juga lagi risau

Anaknya baru lulus ujian SMA

Bingung mau lanjut kuliah atau kerja

Kuliah mahal atau lapangan kerja sedikit

Yang jual VCD bajakan punya pandangan lain

Bukan pekerjaan yang sedikit

Pekerjaan banyak, cuma yang mau bayar nggak ada

Ini sepanjang jalan kalau mau dibersihkan bisa jadi kerja

Tapi siapa yang mau bayar

Kadang-kadang pintar

“Hai”

Hari itu, Sabtu, terakhir urus surat-surat di sekolah

Dia sudah dengan baju bebas

Saya masih dengan baju pramuka

Dia tertawa, saya nampak bodoh

Kenapa yang sudah tamat, tanda tangan ijazah

Masih pake baju sekolah

Belum tau mau kemana. “Jalan aja ke simpang dulu”

Ujung-ujungnya, tetap

Toko buku G

Sekedar mencuri-curi pandang

 

*Some jokes are taken from Warkop Prambors, Makin Tipis Makin Asik. Happy 40th Years of Warkop.

Advertisements

2 thoughts on “Jejeran Ruko – 1”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s