ANOTHER POETIC LYRIC FOR A (2)

IMG_5822tak ada waktu tuk menjelaskan
tak ada ruang tuk dibagikan
dia yang selama ini ku nantikan
dia yang selama ini ku nyanyikan

ku ingin kau bahagia
ku ingin menghiburmu
walau kadang tak lucu
walau kadang tak tepat sasaran

aku yang punya sel darah putih dengan banyak tugas
dengan keringat air wudhu dan air mata masuk ke mata
berusaha menghibur ketertundaan dengan sepotong kue
walau tanpa bunga, dan sering lupa tanggal

tak ada waktu tuk menjelaskan
tak ada ruang tuk dibagikan
kita yang saling berbagi pengetahuan
kita yang saling berbagi ketidaktahuan

ku ingin kau sehat
ku ingin merencanakan
walau kadang tak terkatakan
walau kadang tak jelas konstruksinya

kamu yang punya hidung proposional dengan mata
dengan bahu goyang-goyang ketika senang
berusaha merapikan dengan tenaga yang terbatas
walau berucap tak apa, dan sering lupa dengan sepi

seperti kata Pidi Baiq,
tetap tenang, karna cuma itu caranya kalau ingin tetap tenang
manusia adalah miniatur alam semesta
lebih luas dari cacian
lebih besar dari pujian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s