Mengagumi Luasnya Ilmu Alloh : Belajar dari sebuah kata “Tidak/Jangan”

Tulisan Heri R. Yuliantoro

Akhir-akhir ini banyak sudah sahabat saya, teman saya atau saudara-sauadara saya yang mulai banyak beragumen menentang pelarangan kata “tidak” atau “jangan” dalam konsep mendidik anak (parenting). Saudara-saudara saya tersebut berdalil dalam Al-Quran sendiri banyak digunakan kata tidak atau jangan tersebut. Lebih-lebih merujuk pada Surah Luqman , yang menjadi pelajaran penting bagi umat Islam dalam mendidik anak, yang menyebutkan pada pelajaran parentingnya Luqman Al-Hakim banyak menggunakan kata tidak/jangan. Seperti pada kalimat ” … La Tusyrikbillah…” artinya Jangan menyekutukan Alloh.

Singkat cerita kata tidak / jangan menjadi hal yang memang pantas dibarengi untuk menjalankan konsep parenting yang benar. Artinya jangan sungkan mengatakan kata tidak/jangan disetiap aktifitas anak-anak kita. Saya sempat mengalami kebingungan tersendiri, di Al-Quran memang mendukung penggunaan kata tidak/jangan. Namun efek dari rajinnya penggunaan kata tidak/jangan dilapangan menunjukkan anak-anak cenderung penakut utk mengeksplorasi potensi mereka, sebagaimana pernah saya ungkapkan dalam tulisan saya beberapa bulan januari lalu berikut ini :

https://heriyuliantoro.wordpress.com/2014/01/22/solok-nasi-terenak-di-pulau-sumatera-dan-ilmu-dari-seorang-pensiunan/

Rasa…

View original post 757 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s