Category Archives: B-right Brain

Culmination of the right brain

Katanya sih begitu…

Bermula dari lantunan lagu lama disebuah Toko Buku G yang biasa kami kunjungi, pembicaraan saya dan istri berlanjut ke hubungan keharmonisan rumah tangga dengan kualitas karya yag dihasilkan seorang musisi. Berat ya bahasannya.

Lagu lama ini dari sebuah band top, idola anak muda pada zamannya. Dari tahun 90an hingga awal-awal milenium ketiga. Saya juga mengidolakan band ini. Kosakata yang digunakan pada lirik lagu band ini menunjukkan luasnya khazanah kata yang dimiliki sang pencipta lagu. Padahal pada zaman itu seingat saya internet belum seperti sekarang. Judul lagu seperti Roman Picisan, Risalah Cinta, dan Sayap-sayap Patah menyiratkan unsur sajak puisi Khalil Gibran yang kuat. Kosakata didalam liriknya pun seperti tidak dibuat oleh orang Indonesia biasa.

Continue reading Katanya sih begitu…

Peterpan-What the matter with you

That’s all, forgive me, all of my mistakes
And if you still silent
Share me your fault
And me, my nature, my fiasco
And me, my care, my lonesome

That’s all, forget all
All thing that changes
And us, forgotten, and us, fractured
And me, my nature, my fiasco
And me, my care, my lonesome

I questioning the night
Can you see any differences
That unrevealed
But why you unchanged
What the matter with you

Oh…
It is only night that can fuse
All of the feel that is inexpressible
But why you unchanged
What the matter with you

*English translation for Peterpan’s Song, Ada Apa Denganmu.